Apr
14
Filed Under (kehidupan) by ada-ayis on 14-04-2008

hari sabtu tanggal 12 april 2008 satu hari sebelum hari ulang tahunku yang ke 21, aku diberi kejutan oleh masku. dia datang dari jogja untuk bertemu denganku. memang dia tidak membawa apa-apa untukku. tapi aku menerima hadiah yang spesial darinya.

malamnya ia ku ajak ke tempat makan yang memang belum pernah ia kunjungi sebelumnya. disinilah ia memberiku sebuah hadiah yang istimewa, bahwa ia ingin berhenti merokok. merokok memang salah satu hal yang aku kesalkan darinya. fakta bahwa ia adalah perokok berat sempat mematahkan semangatku untuk membuat ia mengurangi kebiasaannya ini. wajar saja aku sangat senang jika ia ingin berhenti dari kebiasaanya ini. seorang perokok akan sangat sulit jika diminta untuk berhenti selain atas dasar keinginan darinya sendiri. kami tidak bisa lama-lama diluar karena tidak membawa kendaraan sendiri. dan angkutan umum d bandung tidak 24 jam yang berbeda dengan tempat asalku jakarta.

walaupun tidak terlalu lama kami menghabiskan malam itu, tapi aku sudah sangat senang dapat membawanya ke tempat yang tidak membuatnya mengeluh.

Apr
14
Filed Under (Travel) by ada-ayis on 14-04-2008

hari jum’at yang lalu 11 april 2008, anak-anak dari sekre: saya, boleng, widha, dan prita berkunjung kembali ke tebing citatah 125 untuk melakukan pemanjatan. Kami berempat berangkat dari sekre pagi-pagi mengingat waktu hanya 1 hari dan jika sore sudah mulai turun hujan. setibanya di lokasi yang memakan waktu sekitar 2 jam menggunakan bus, saya tercengang melihat perubahan yang ada. lapangan yang dulu ada di dekat pintu masuk, sekarang sudah dikeruk habis sehingga jalan yang dahulu dapat langsung menuju tebing harus dibelokkan mengelilingi daerah kerukan tersebut karena memang sudah dipagari. memang sudah sekitar satu tahunan saya tidak ke sana. dan perubahan yang terjadi memang membuat saya terkejut. di tebingnya sendiri sekarang ada papan peringatan yang menerangkan bahwa tingginya resiko dari panjat tebing yang dikeluarkan oleh skygers.

selain kami, ternyata ada pula tim lain yang sedang melakukan pemanjatan di sana, yaitu sispala dari bandung. kami kurang beruntung pikir saya. ada sekitar duapuluh orang dari mereka. jalur dadali - jalur yang  cukup mudah sudah mereka gunakan. dan jalur di sebelahnya yang tingkat kesulitannya lebih tinggi dari jalur dadali juga sudah digunakan. akhirnya kita memutuskan untuk menggunakan jalur aritificial. yang menjadi leader pada jalur itu adalah boleng. setelah selesai, dan kami semua sudah mencoba jalur tersebut, kami pun memutuskan untuk pindah tempat mencoba jalur yang lain mengingat hari masih siang.

jalur kedua pun telah dipilih dan tingkat kesulitannya pun lebih sulit. jalur kedua ini merupakan jalur sport karena sudah ada hanger yang terpasang. kembali boleng menjadi leader. tapi memang betul tingkat kesulitannya lebih tinggi, terlihat dari bentuk tebing. dari ground sudah langsung overhang sekitar 60 derajat 2 meter ke atas. akhirnya setelah kami bergantian, hanya satu hanger yang berhasil terpasang. hari pun sudah hampir gelap dan hujan sudah mulai turun. kami pun menghentikan pemanjatan dan kembali pulang ke bandung. walaupun hanya satu hari dan hanya dua jalur yang kami panjat, perjalanan kali ini sungguh bermakna.